ss1-01-opt

Crescentia Sisy: Tekun dan Konsisten

Wanita muda bernama Cresentia Sisy ini sudah cukup lama menggeluti dunia kecantikan, khususnya di bidang tata rias. Di akun media sosialnya, @sisymakeupartist, Sisy banyak menampilkan gaya riasan yang ia berikan kepada para kliennya, baik party makeup maupun bridal makeup yang lebih mewah. Ingin tahu lebih banyak tentang Sisy? Berikut adalah hasil bincang-bincang kami bersamanya, di sela-sela kesibukan melayani kebutuhan tata rias para kliennya.

Kapan awalnya Sisy tahu bahwa profesi ini adalah yang ingin kamu tekuni?

Sebenarnya sejak kecil saya sudah merasa tertarik saat melihat orang berdandan. Melihat Mama, melihat orang lain di salon didandani, rambutnya ditata dengan berbagai macam gaya, wah… kok kelihatannya seru sekali ya? Lalu setelah lulus SMA, sebenarnya saya ingin sekali langsung mengambil kursus makeup, tapi sayangnya saat itu orangtua belum terlalu memberi dukungan. Orangtua saya lebih menginginkan saya untuk menyelesaikan dulu jenjang pendidikan formal hingga Sarjana. Akhirnya saya menuruti keinginan orangtua saya dengan menyelesaikan kuliah, sambil mulai pelan-pelan menekuni minat saya ini, menjadi freelancer makeup artist. Semua saya jalani dengan otodidak, saya rajin memperkaya referensi dengan menonton banyak video tutorial makeup, iseng-iseng mengumpulkan portofolio dengan mendadani teman. Baru setelah kuliah selesai, saya mengambil short course makeup dan segera total menekuni bidang yang memang saya minati ini.

Saat menjadi pendatang baru di dunia makeup artist ini, ada tidak hambatan yang pernah Sisy temui?

Tentu saja ada. Namanya belum dikenal oleh publik, dalam sebulan mungkin saya lebih banyak menganggur, belum banyak order yang masuk. Sementara teman-teman saya sudah mulai bekerja kantoran dengan pendapatan yang lebih pasti. Hal itu sempat juga sih, membuat saya agak down. Akhirnya saya putuskan untuk memperbanyak portofolio dan memerdalam keterampilan aplikasi makeup dengan mencontoh berbagai gaya para makeup artist yang up-to-date. Tujuannya sih, agar orang bisa melihat gaya makeup saya, yang lebih banyak mengambil konsep makeup beauty, bukan makeup eksperimental atau special effect. Dari situ, lama kelamaan tawaran pekerjaan pun mulai berdatangan, sampai sekarang.

Dalam menghadapi klien dengan berbagai macam keinginan, apa yang biasanya Sisy lakukan?

Prinsip saya, customer satisfaction adalah nomor satu. Saya biasanya berdiskusi dulu dengan klien untuk mengetahui lebih jauh keinginan mereka. Yang mereka inginkan, kadang belum tentu sesuai, begitu pula dengan gaya yang menurut saya bagus, belum tentu juga klien setuju. Melalui diskusi, biasanya akan kami dapatkan kesepakatan dan saya bisa memberikan yang terbaik.

Pengalaman terseru saat mendandani orang?

Diajak pemotretan pre-wedding di Maroko! Wah, itu benar-benar pengalaman yang istimewa buat saya. Bayangkan saja, bisa ikut pemotretan di tengah padang pasir yang kadang panas sekali, tapi juga bisa tiba-tiba dingin, lalu juga ke tempat-tempat yang tadinya tidak terbayangkan untuk didatangi… seru!

SSS-01-OPT-2

Pesan untuk mereka yang ingin menekuni profesi makeup artist?

HARUS FOKUS dengan bidang yang ditekuni. Mungkin sepertinya kita lebih banyak keluar modal saat merintis bisnis ini, tapi dengan ketekunan dan kesabaran, hasilnya nanti juga akan datang dengan kualitas terbaik.
Tips dandan ala Sisy:

  • Jangan ragu untuk mengeksplorasi. Kenali berbagai jenis brand makeup untuk mendapatkan produk andalanmu. Terkadang brand kelas menengah juga punya produk yang bisa memberi hasil yang bagus saat diaplikasikan ke wajah.
  • Selalu sesuaikan riasan dengan wajah, jangan berlebihan. Contohnya untuk mata yang agak kecil atau sipit, tidak perlu selalu menggunakan riasan mata yang gelap, menggunakan bulu mata atau selotip mata yang berlapis-lapis agar mata terlihat lebih besar. Usahakan untuk tetap natural saat berdandan.
  • Perbanyak koleksi warna eyeshadow kecokelatan, karena mudah untuk dipadankan dengan berbagai macam gaya. Misalnya orange brown, cool brown, reddish brown, dan sebagainya.
  • Untuk contouring, hendaknya jangan berlebihan, melainkan enhancing smile lines dengan garis yang tidak terlalu tegas, sehingga hasilnya terlihat lebih alami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *